Tuesday, January 28, 2020

ORANG PERCAYA HARUS MENGASIHI

Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 28 Januari 2020

Baca:  Roma 13:8-14

"...tetapi hendaklah kamu saling mengasihi. Sebab barangsiapa mengasihi sesamanya manusia, ia sudah memenuhi hukum Taurat."  Roma 13:8

Tuhan memberikan perintah baru kepada murid-murid-Nya yaitu  "...supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi."  (Yohanes 13:34).  Perintah untuk mengasihi ini kembali ditegaskan oleh rasul Yohanes,  "Saudara-saudaraku yang kekasih, marilah kita saling mengasihi, sebab kasih itu berasal dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah. Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih."  (1 Yohanes 4:7-8).  Perintah ini tidaklah berat  (1 Yohanes 5:3b).

     Setiap orang yang mengasihi sesamanya manusia telah memenuhi hukum Taurat, karena Kristus sendiri telah menyatakan bahwa seluruh hukum Taurat itu sudah terangkum dalam satu kalimat ini yaitu:  "Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri!" (Roma 13:9).  Rasul Paulus menjelaskan bahwa kasih disebut sebagai karunia rohani yang paling utama, melebihi segala karunia apa pun  (1 Korintus 13).  Segala karunia yang dimiliki orang akan kehilangan faedahnya jika yang bersangkutan tidak mempunyai kasih.  Keberadaan orang itu  "...sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing...sama sekali tidak berguna."  (1 Korintus 13:1-2).  Sekalipun orang punya jadwal pelayanan yang padat dan dikenal oleh banyak orang, tapi bila ia tidak punya kasih, hidupnya tidak bisa menjadi kesaksian yang baik, alias menjadi batu sandungan bagi orang lain.  Ini tak berarti apa-apa di mata Tuhan!

     Bagaimana supaya kita memiliki kasih?  Kita harus minta bimbingan Roh Kudus supaya kita dimampukan untuk bisa mengasihi orang lain, karena kasih itu sendiri bukanlah sifat dasar atau pembawaan kita, melainkan pemberian dari Tuhan sebagai anugerah.  Sesunggunya kasih adalah isi hati Bapa sendiri yang telah dicurahkan ke dalam hati kita melalui Roh Kudus.  Bila kita mau dipimpin Roh Kudus kita pasti mampu mempraktikkan kasih tersebut.  Dalam hal mengasihi orang lain, dari pihak kita hanya diperlukan kemauan, bukan kemampuan, sebab kemampuan untuk mengasihi itu diberikan oleh Tuhan.  Jadi, tidak ada alasan bagi orang percaya untuk tidak mengasihi.

Roh Kudus yang ada di dalam kita memampukan kita untuk mengasihi.

18 comments:

  1. Amin. Praise God. I Love u Jesus

    ReplyDelete
  2. pengajaran untuk saling mengasihi sdh tidak asing lagi, tapi terkadang masih sulit untuk dilakukan apalagi ketika kita disakiti, tp firman yg datang hari ini mngingatkan bila kita meminta pimpinan dari Tuhan maka kita akan dimampukan.kira Roh Tuhan menuntun kita untuk tetap mengasihi tanpa syarat seperti Yesus telah mengasihi kita lebih dulu.

    ReplyDelete
  3. Mengasihi tanpa syarat, Amin 🙏
    God Bless 😇😇😇

    ReplyDelete
  4. Amin,terima kasih Tuhan Yesus,berilah aku kasih untuk mengasihi sesama,siapapun Tuhan,bersihkan hatiku Tuhan Yesus,amin

    ReplyDelete
  5. Amin...
    Kiranya Roh Kudus Tuhan slalu berkuasa dalam jiwa kita

    ReplyDelete
  6. Puji Tuhan Amin...
    Kiranya Roh kudus Tuhan senantiasa menguasai Jiwa dan Tubuh kita

    ReplyDelete
  7. Semoga kita orang percaya dapat melakukannya dan selalu brrserah kepada Bapa dan meminta tuntunannya

    ReplyDelete
  8. Amin Puji Tuhan, berikan kami selalu kemampuan untuk saling mengasihi... 🙇🙏

    ReplyDelete