Thursday, February 21, 2019

TIDAK LAGI SETIA (MENDUA HATI)

Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 21 Februari 2019

Baca:  Hosea 4:1-19

"Dengarlah firman TUHAN, hai orang Israel, sebab TUHAN mempunyai perkara dengan penduduk negeri ini, sebab tidak ada kesetiaan dan tidak ada kasih, dan tidak ada pengenalan akan Allah di negeri ini."  Hosea 4:1

Secara garis besar kitab Hosea ini merupakan ungkapan kepedihan hati Tuhan karena umat pilihan-Nya  (bangsa Israel)  yang begitu Ia kasihi telah meninggalkan Dia dan berpaling kepada ilah lain.  Hal ini benar-benar menimbulkan kecemburuan hati Tuhan!  "Mereka membangkitkan cemburu-Nya dengan allah asing, mereka menimbulkan sakit hati-Nya"  (Ulangan 32:16).  Mereka telah berkompromi dengan dosa;  Tuhan yang hidup dan benar mereka tinggalkan, lalu berpaling kepada ilah lain.  Akibatnya?  Terjadi kemerosotan rohani yang luar biasa.  "Celakalah mereka, sebab mereka melarikan diri dari pada-Ku! Binasalah mereka, sebab mereka memberontak terhadap Aku! Aku ini mau menebus mereka, tetapi mereka berdusta terhadap Aku."  (Hosea 7:13).

     Karena dosa yang sangat besar inilah sampai-sampai secara ekstrem Tuhan memberikan perintah kepada Hosea untuk menikahi seorang perempuan sundal untuk menggambarkan tentang bangsa Israel yang tidak lagi setia kepada Tuhan dan telah melakukan perzinahan rohani.  "Pergilah, kawinilah seorang perempuan sundal dan peranakkanlah anak-anak sundal, karena negeri ini bersundal hebat dengan membelakangi TUHAN."  (Hosea 1:2).  Keadaan ini tak jauh berbeda dengan gereja Tuhan di masa-masa sekarang ini.  Betapa banyak orang percaya yang tidak lagi mengasihi Tuhan dengan sepenuh hati.  Mereka tidak lagi setia kepada Tuhan dan telah mendua hati.  Mereka sudah meninggalkan kasih mula-mula kepada Tuhan seperti yang terjadi pada jemaat di Efesus  (Wahyu 2:4).  Api itu tidak lagi berkobar dan mungkin sudah menjadi padam!

     Apa penyebabnya?  Kemilau dunia dengan segala kenikmatannya yaitu keinginan daging, keinginan mata, keangkuhan hidup  (1 Yohanes 2:16)  telah memikat dan menawan hati mereka.  Mereka lebih memilih untuk bersahabat dengan dunia, padahal persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Tuhan  (Yakobus 4:4).  Lupakah kita bahwa Roh yang ditempatkan Tuhan di dalam kita diingini-Nya dengan cemburu  (Yakobus 4:5)?

Kristus datang hanya untuk menjemput mempelai-Nya yang setia sampai akhir, sedangkan yang tidak setia akan ditinggalkan-Nya!

13 comments: