Friday, September 16, 2011

MANFAAT IBADAH BAGI ORANG PERCAYA

Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi  16 September 2011 -

Baca:  Yesaya 29:9-16

"Oleh karena bangsa ini datang mendekat dengan mulutnya dan memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya menjauh dari pada-Ku, dan ibadahnya kepada-Ku hanyalah perintah manusia yang dihafalkan,"  Yesaya 29:13 

Tuhan mengecam bangsa Israel karena ibadah yang mereka jalankan selama ini hanyalah rutinitas belaka;  pujian dan penyembahan yang mereka lakukan hanyalah lips service, sementara hatinya sangat jauh dari Tuhan.  Jika ibadah yang kita lakukan selama ini setali tiga uang dengan ibadah bangsa Israel, maka semuanya tidak akan berdampak apa-apa.  Sesungguhnya, ibadah adalah media penginjilan gereja bagi dunia.  Melalui ibadah, gereja, menyampaikan kabar baik kepada dunia tentang kasih Tuhan dan pengharapan yang pasti di dalam Dia.

     Rasul Paulus mengatakan bahwa ibadah itu berguna dalam segala hal:  1.  Sebagai penyegaran rohani.  Setiap hari kita diperhadapkan dengan banyak pergumulan dan masalah, karena itu kita membutuhkan kekuatan dan penghiburan.  Dan ibadah menjadi jawaban atas itu semua.  Melalui firman Tuhan kita diingatkan kembali betapa kita memiliki Tuhan yang heran dan ajaib.  Masalah yang kita alami tidak sebanding dengan kebesaran dan kuasa Tuhan.  Hal ini memberikan ketenangan hidup bagi kita.  Namun kita perlu ingat bahwa motivasi kita dalam beribadah akan mempengaruhi seluruh hidup kita.  Bila kita beribadah dengan tujuan agar Tuhan mengabulkan doa-doa kita dan memberkati kita, maka kita akan mudah kecewa dan stres.  Namun bila kita bertekad untuk menyenangkan hati Tuhan, hidup kita akan penuh dengan ketenangan.  Sesungguhnya, ibadah menolong orang percaya untuk tetap memiliki pengharapan kepada Tuhan sehingga lebih sabar menghadapi kesulitan hidup.

     2.  Pelayanan.  Dalam ibadah kita berkumpul dengan keluarga besar Kerajaan Allah.  Ada tertulis:  "Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah."  (Efesus 2:19).  Oleh karena itu kita harus saling mengasihi dan melengkapi satu sama lain.  Dan dalam ibadah inilah kita memiliki kesempatan untuk melayani Tuhan karena melayani itu bukanlah hak istimewa para hamba Tuhan atau profesional di bidang rohani saja;  setiap orang Kristen adalah hamba yang melayani  (baca 1 Petrus 2:9).

Beribadahlah dengan segenap hati dan layanilah Tuhan, karena Dia layak mendapatkan yang terbaik dari hidup kita.

No comments:

Post a Comment