Tuesday, September 10, 2019

POHON TARBANTIN: Kuat dan Menjadi Berkat

Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 10 September 2019

Baca:  Yesaya 61:1-11

"untuk mengaruniakan kepada mereka perhiasan kepala ganti abu, minyak untuk pesta ganti kain kabung, nyanyian puji-pujian ganti semangat yang pudar, supaya orang menyebutkan mereka 'pohon tarbantin kebenaran', 'tanaman TUHAN' untuk memperlihatkan keagungan-Nya."  Yesaya 61:3

Alkitab mencatat ada berbagai jenis tanaman atau pohon yang seringkali dipakai sebagai ilustrasi untuk menggambarkan tentang keadaan hidup manusia, semisal:  pohon anggur, pohon aras, pohon ara, pohon tarbantin, dan sebagainya.

     Melalui nabi Yesaya ini Tuhan kembali menegaskan bahwa kehidupan orang percaya di tengah-tengah dunia ini seharusnya seperti pohon tarbantin  (ayat nas).  Pohon tarbantin adalah salah satu pohon terbesar di Timur Tengah, yang tumbuh di daerah padang gurun.  Pohon ini memiliki ukuran yang cukup besar dan berdaun lebat.  Yang lebih mengejutkan dan tak pernah terpikirkan oleh manusia, akar pohon ini dapat merambat sampai di kedalaman 45-65 meter untuk mencari sumber mataair murni untuk pertumbuhannya.  Karena berakar kuat sampai ke dalam, maka pohon ini tetap kuat bertahan di musim kering sekalipun, karena akar-akarnya mampu menyerap air di sumber mataair yang murni.  Selain itu, karena daunnya yang lebat dan rindang, pohon tarbantin seringkali menjadi tempat peristirahatan dan berteduh bagi orang-orang yang merasa kelelahan atau kepanasan.  Alkitab menyatakan bahwa pohon tarbantin adalah pohon kebenaran, tanaman Tuhan memperlihatkan keagungan-Nya  (ayat nas).

     Bagaimana supaya kehidupan orang percaya bisa seperti pohon tarbantin yang kuat dan mampu menjadi berkat?  Tidak ada jalan lain, selain kita harus berakar kuat di dalam Tuhan, tinggal dekat dengan mataair.  Inilah yang digambarkan pemazmur,  "...yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil."  (Mazmur 1:2-3).  Akar adalah bagian pokok tanaman yang dapat merambat ke dalam bumi, mencari sumber mataair.  Bagi orang percaya, Tuhan adalah sumber mataair kehidupan itu.

"...semua orang yang melihat mereka akan mengakui, bahwa mereka adalah keturunan yang diberkati TUHAN."  Yesaya 61:9

6 comments: