Wednesday, March 1, 2017

HIDUP DI AKHIR ZAMAN: Penuh Tipuan Iblis (1)

Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 1 Maret 2017

Baca2 Petrus 3:10-16

"Sebab itu, saudara-saudaraku yang kekasih, sambil menantikan semuanya ini, kamu harus berusaha, supaya kamu kedapatan tak bercacat dan tak bernoda di hadapan-Nya, dalam perdamaian dengan Dia."  2 Petrus 3:14

Menjadi mempelai Kristus yang tak bercacat dan tak bernoda adalah tujuan hidup orang percaya.  Mengapa kita harus dalam keadaan tak bercacat dan tak bernoda?  Karena Tuhan Yesus telah mencurahkan darah-Nya untuk menyucikan dan menyempurnakan mempelai-Nya, sehingga kalau kita tetap dalam keadaan cacat dan bercela ketika Tuhan menjemput kita, berarti kita telah menyia-nyiakan pengorbanan Kristus di kayu salib.  Hari-hari yang sedang kita hadapi ini adalah hari-hari akhir menjelang kedatangan Kristus.  Jadi bukan waktunya kita main-main dalam menjalani hidup.  "Barangsiapa yang berbuat jahat, biarlah ia terus berbuat jahat; barangsiapa yang cemar, biarlah ia terus cemar; dan barangsiapa yang benar, biarlah ia terus berbuat kebenaran; barangsiapa yang kudus, biarlah ia terus menguduskan dirinya!"  (Wahyu 22:11).

     Alkitab menyatakan bahwa di akhir zaman yang jahat akan semakin jahat dan yang suci akan semakin suci.  Karena itu kita harus semakin terpacu untuk hidup benar dan tidak lagi berkompromi dengan dosa.  Waspadalah dan berjaga-jagalah, karena Iblis selalu mencari celah sekecil apa pun untuk menipu semua orang.  Salah satu tipuan Iblis adalah berkenaan dengan  'waktu'.  Iblis berusaha mengalihkan fokus hidup semua orang agar menyibukkan diri untuk hal-hal duniawi.  Waktu mereka tersita oleh berbagai aktivitas sampai-sampai mereka tidak lagi punya waktu untuk memikirkan perkara-perkara rohani  (bersaat teduh atau melayani Tuhan).  Mereka berkata  "Waktu kok terasa begitu cepat... pekerjaan ini dan itu belum selesai."  Sungguh, waktu akan berlalu begitu cepatnya seperti sekam yang ditiup oleh angin  (baca  Zafanya 2:2).

     Bila kita tidak bisa menggunakan waktu dengan bijaksana, waktu itu akan habis untuk perkara yang sia-sia.  Itulah yang menjadi tujuan Iblis!  Bukan berarti kita tidak boleh melakukan pekerjaan atau aktivitas apa pun, namun hendaknya jangan semua perkara yang ada di dunia ini semakin menjauhkan kita dari Tuhan.  Hendaklah segala sesuatu yang kita kerjakan berorientasi kepada perkara-perkara yang menuju kepada kekekalan!

Evaluasilah waktu-waktu yang Saudara pakai dan prioritaskan Tuhan.

1 comment:

  1. Amin, berdoalah, bersandar pada Tuhan, kita baru bisa melakukannya. Pakai kekuatan sendiri hasilnya nihil.

    ReplyDelete