Friday, January 11, 2013

HARI TUHAN SUDAH DEKAT (2)

Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 11 Januari 2013 -

Baca:  Lukas 12:35-48

"Hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu sangkakan."  Lukas 12:40

Apa yang kita banggakan dengan keadaan kita saat ini?  Sia-sia belaka jika kita mengandalkan kekuatan sendiri.  Pemazmur menyatakan bahwa orang yang mengandalkan kekuatan, kemampuan dan kepintaran sendiri tidak akan mampu bertahan.  Dikatakan,  "Orang ini memegahkan kereta dan orang itu memegahkan kuda, tetapi kita bermegah dalam nama Tuhan, Allah kita. Mereka rebah dan jatuh, tetapi kita bangun berdiri dan tetap tegak."  (Mazmur 20:8-9).

     Kita tahu bahwa peperangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi  "...melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara."  (Efesus 6:12).  Di akhir zaman ini, menjelang kedatangan Tuhan yang kian dekat, Iblis akan semakin meningkatkan serangannya, berbagai cara ditempuh untuk menghancurkan manusia.  Karena ini,  "Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya."  (1 Petrus 5:8).  Kalau kita mengandalkan kekuatan sendiri kita tidak akan mampu menghadapinya.  Kita harus makin melekat kepada Tuhan dan mengandalkan Dia dalam segala perkara.

     Sudah siapkah kita menyongsong kedatangan Tuhan?  Mari kita mempersiapkan diri sebaik mungkin, supaya saat Dia datang kelak didapati hidup kita tak bercacat cela dan kita layak menjadi mempelaiNya.  Sekarang ini bukan saatnya untuk bermain-main dengan dosa.  Tidak ada istilah kompromi atau suam-suam kuku!  Sebab jika kita suam-suam kuku, Tuhan akan memuntahkan kita  (baca  Wahyu 3:16).  Mumpung masih ada kesempatan marilah kita hidup dalam pertobatan setiap hari dan melayani Tuhan dengan sungguh-sungguh.  Sayangnya masih banyak orang Kristen yang hidup dalam kegelapan dan melakukan dosa di tempat-tempat  "tersembunyi"  dengan harapan perbuatan-perbuatannya tidak nampak.  Pada saat Tuhan datang kembali jangan sampai kita ditemukan sedang tidur (mati rohani).  Tuhan menghendaki kita tetap berjaga-jaga.

"Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya."  Wahyu 22:12

    

No comments:

Post a Comment

Post a Comment