Wednesday, January 4, 2012

JANGAN MENJADI ANGKUH!

Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 4 Januari 2012 - 

Baca:  1 Tawarikh 29:10-19

"Terpujilah Engkau, ya Tuhan, Allahnya bapa kami Israel, dari selama-lamanya sampai selama-lamanya."  1 Tawarikh 29:10

Acapkali keberhasilan, kesuksesan, kekuatan dan ketenaran membuat orang mudah lupa diri dan menjadi semakin angkuh.  Perhatikan apa yang ditulis Rasul Yohanes ini:  "...semua yang ada di dalam dunia, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia."  (1 Yohanes 2:16).  Jadi keangkuhan hidup berasal dari dunia, bukan dari Tuhan.

     Banyak orang sudah jatuh terjerembab ke suatu kehidupan yang angkuh, apalagi mereka yang kaya dan berpangkat.  Mulai memandang sebelah mata orang lain dan hanya mau menjalin hubungan dengan orang-orang selevelnya saja.  Terhadap orang yang ada  'di bawahnya'  mereka menjaga jarak.  Ingat!  Setiap keegahan yang tidak memuliakan nama Tuhan adalah suatu keangkuhan.  Oleh karena itu kita perlu berhati-hati.  Jika kita saat ini berhasil dan sukses semata-mata karena campur tangan Tuhan, bukan karena kuat dan gagah kita.  Kesuksesan haruslah disertai dengan kerendahan hati dan juga ucapan syukur kepada Tuhan sehingga kita tidak mencuri kemuliaan nama Tuhan, sebab semua itu karena Dia dan berasal dari Dia.

     Belajarlah dari raja Daud, yang walaupun dilimpahi dengan kekayaan dan kejayaan yang luar biasa tetap sadar bahwa semua yang dia miliki itu berasal dari Tuhan, Daud tidak punya arti apa-apa.  Tertulis:  "...di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa."  (Yohanes 15:5b).  Meski telah menjadi  'orang besar'  Daud tidak menjadi angkuh.  Simak pengakuan Daud ini:  "Ya Tuhan, punya-Mulah kebesaran dan kejayaan, kehormatan, kemasyhuran dan keagungan, ya, segala-galanya yang ada di langit dan di bumi! Ya TUHAN, punya-Mulah kerajaan dan Engkau yang tertinggi itu melebihi segala-galanya sebagai kepala.  Sebab kekayaan dan kemuliaan berasal dari pada-Mu dan Engkaulah yang berkuasa atas segala-galanya; dalam tangan-Mulah kekuatan dan kejayaan; dalam tangan-Mulah kuasa membesarkan dan mengokohkan segala-galanya.  Sekarang, ya Allah kami, kami bersyukur kepada-Mu dan memuji nama-Mu yang agung itu."  (1 Tawarikh 29:11-13).

Bila kita sadar dan mengerti bahwa semua yang kita miliki ini berasal dari Tuhan, tentunya kita tidak akan angkuh!

No comments:

Post a Comment