Wednesday, December 7, 2011

ORANG PERCAYA: Hal Hikmat dan Hidup Berkenan (2)

Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 7 Desember 2011 - 

Baca:  Amsal 3:1-26

"Hai anakku, janganlah engkau menolak didikan Tuhan, dan janganlah engkau bosan akan peringatan-Nya."  Amsal 3:11

Ketika seseorang dipenuhi hikmat, ia akan semakin bijak karena hatinya terbuka terhadap nasihat dan teguran.  Di zaman sekarang ini banyak orang tidak suka menerima nasihat atau teguran dari orang lain.  Ketika dinasihati atau ditegur terkadang kita marah dan tersinggung.  Tapi orang yang bijak ketika diberi nasihat  "...akan menjadi lebih bijak, ajarilah orang benar, maka pengetahuannya akan bertambah."  (Amsal 9:9).  Hikmat menuntun orang kepada kehidupan yang semakin hari semakin berkenan kepada Tuhan.  Itulah rencana Tuhan bagi kehidupan anak-anakNya.  Namun tidak semua orang Kristen mengerti rencana Tuhan atas hidupnya.

     Firman Tuhan kepada Yosua,  "Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya,"  (Yosua 1:8).  Mempelajari dan merenungkan firman Tuhan membuat kita semakin bijaksana, berakal budi dan berpengertian.  Hikmat itu akan kita dapatkan apabila firman yang kita pelajari kita aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, dengan kata lain menimbulkan suatu sikap takut akan Tuhan, sebab  "Permulaan hikmat adalah takut akan Tuhan, semua orang yang melakukannya berakal budi yang baik."  (Mazmur 111:10a).  Apabila kita mengetahui kehendak Tuhan, segala sesuatu yang kita kerjakan akan berhasil, dan kehendak Tuhan itu telah tertulis semuanya dalam firmanNya.  Namun jikalau kita tidak pernah membaca dan menyelidiki firman Tuhan, selamanya kita tidak dapat mengerti apa yang menjadi rencana dan kehendak Tuhan.  Abraham senantiasa membangun mezbah bagi Tuhan.  Tidak hanya itu, Abraham juga hidup benar dan bersikap adil.  Ada tertulis:  "Melakukan kebenaran dan keadilan lebih dikenan Tuhan daripada korban."  (Amsal 21:3).

     Jadi, apabila kita ingin memiliki kehidupan yang dikenan Tuhan dan diberkati, jangan hanya memberikan korban, tetapi kita juga harus hidup dalam kebenaran yaitu melakukan firmanNya!

Hikmat memimpin seseorang hidup dalam kebenaran dan semakin berkenan pada Tuhan!

No comments:

Post a Comment