Thursday, September 1, 2011

ORANG KRISTEN HARUS MENJADI SAKSI KRISTUS!

Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 1 September 2011 -

Baca:  Yesaya 43:8-21

"'Kamu inilah saksi-saksi-Ku,' dan hamba-Ku yang telah Kupilih, supaya kamu tahu dan percaya kepada-Ku dan mengerti, bahwa Aku tetap Dia."  Yesaya 43:10a

Tuhan menghendaki agar setiap orang Kristen berperan menjadi saksi di teng:ah dunia.  Alkitab menyatakan bahwa setiap orang percaya adalah garam dunia dan terang dunia  (baca  Matius 5:13-14).  Dengan demikian kita harus memiliki kehidupan yang berbeda dari orang-orang dunia.

     Saksi tidak sama dengan reporter.  Reporter memiliki tugas menyampaikan informasi tentang orang lain, sedangkan tugas saksi adalah memberi kesaksian tentang apa yang dialami, dilihat dan dirasakannya secara pribadi, bukan menceritakan pengalaman orang lain.  Itulah sebabnya Roh Kudus dicurahkan kepada para rasul agar mereka memperoleh kuasa untuk menjadi saksi.  "...kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."  (Kisah 1:8).

     Kita melihat bahwa masih banyak orang Kristen yang hidupnya tidak menjadi saksi yang baik bagi orang lain.  Mungkin kita pandai merangkai kata saat bersaksi di depan jemaat, tapi sesungguhnya kita belum sepenuhnya menjadikan hidup kita benar-benar sebagai saksi.  Jadi banyak orang Kristen pandai bersaksi tetapi tidak menjadikan hidupnya sebagai saksi.  Menjadi saksi bukan dengan perkataan semata tapi harus melalui kehidupan kita secara nyata.  Jadi, orang lain dapat melihat kehidupan Kristen itu nyata dalam kehidupan kita setiap hari.  Ucapan dan perbuatan kita selaras, tidak ada perbedaan, dan kesemuanya itu mencerminkan bahwa ada Kristus di dalam kita.  Seorang saksi, pastinya akan sangat antusias untuk bersaksi kepada orang-orang di sekitar tentang pengalaman hidupnya di dalam Tuhan, sehingga orang lain boleh mengenal Kristus melalui hidupnya.  Jika keKristenan kita biasa-biasa saja dan tidak jauh berbeda dengan orang dunia, maka kita pun akan mengalami kesulitan bersaksi, karena menjadi saksi berarti iman dan juga nilai-nilai kebenaran Kristus tidak disembunyikan, tetapi justru dinyatakan melalui sikap, perkataan dan perbuatan.  Ternyata tidak mudah menjadi saksi bagi dunia!

"Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapa-mu yang di sorga."  Matius 5:16

3 comments:

  1. Saya akui utk bsaksi bagi Tuhan kpd orang2 dunia @ orang2 seiman bkn mudah. Tuhan Yesus ini aku, pakai lah aku. Tuntun lah aku & berilah aku kuasa utk bsaksi bagi Mu. Amen.

    ReplyDelete
  2. Saya mau memberi kesaksian ttg hidup saya . Tuhan itu sangat baik,saat ini saya mengalami penderitaan,tubuh saya semakin hari semakin lemah tetapi Tuhan Yesus memberi saya kekuatan untuk menceritakan dosa ini.sebelumnya saya sdh menikah tetapi saya tdk pernah menceritakan hal ini kpd istri saya yg sekarang ini.singkat cerita istri saya mengetahui persoalan ini dan menuntut agar saya menyelesaikannya.Akhirnya saya mengambil keputusan untuk membuat surat cerai kepada istri yg pertama melalui pengadilan dan berhasil.Tetapi saya tidak pernah bertobat dan selalu berbohong dan melakukan hal2 yg tdk berkenan dg Tuhan.Sampai akhirnya saya sakit dan saya menyesal dan mohon pengampunan kepada Allah Bapa dalam Yesus Tuhan AnakNya atas dosa saya.Setiap hari saya berusaha untuk mengenal lebih dekat dan semakin hari semakin lebih baik.Puji Tuhan.Satu ayat yg memberi saya kekuatan adalah Mazmur 119:71 Bahwa aku tertindas itu baik bagiku, supaya aku belajar ketetapan-ketetapan-Mu.





    ReplyDelete
  3. Tuhan menuntun, menjaga dan memakai hamba dan istri dan keluarga menjadi saksi Kristus selama hidup kami...Diberkati untuk menjadi berkat...Terima kasih Tuhan Yesus...

    ReplyDelete