Monday, April 18, 2011

MENGAPA KITA HARUS MENGALAMI PROSES? (2)

Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 18 April 2011 -

Baca:  1 Petrus 3:13-22

"Tetapi sekalipun kamu harus menderita juga karena kebenaran, kamu akan berbahagia."  1 Petrus 3:14a

Melanjutkan renungan kemarin mari lihat contoh lain, Daniel, yang juga harus mengalami pemrosesan dari Tuhan:  "Sesudah itu raja memberi perintah, lalu diambillah Daniel dan dilemparkan ke dalam gua singa."  (Daniel 6:17a).  Meski demikian Daniel tidak marah dan menyalahkan Tuhan, ia tetap tenang.  Ketika berhasil melewati proses itu Tuhan menunjukkan kuasa dan pembelaannya atas Daniel.  Tertulis:  "Allahku telah mengutus malaikat-nya untuk mengatupkan mulut singa-singa itu, sehingga mereka tidak mengapa-apakan aku, karena ternyata aku tak bersalah di hadapan-Nya;  tetapi juga terhadap tuanku, ya raja, aku tidak melakukan kejahatan."  (Daniel 6:23).

     Bila saat ini kita sedang mengalami proses dari Tuhan jangan sekali-kali mengeluh dan kecewa kepada Tuhan, karena Dia tahu mana yang terbaik bagi kita, Tuhan Yesus berkata,  "Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah."  (Yohanes 15:2).  Inilah maksud Tuhan membersihkan kita supaya kehidupan kita menjadi indah dan menghasilkan buah lebih banyak lagi.  Bersyukurlah bila Tuhan masih memproses kita karena berarti Tuhan sedang mempersiapkan kita untuk menerima berkat-berkatNya yang baru.  Ada tertulis:  "Demikian juga tidak seorang pun mengisikan anggur yang baru ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian anggur itu akan mengoyakkan kantong itu,sehingga anggur itu dan kantongnya dua-duanya terbuang.  Tetapi anggur yang baru hendaknya disimpan dalam kantong yang baru pula."  (Markus 2:22).

     Jadi anggur yang baru tidak dapat disimpan dalam kirbat yang lama;  anggur baru harus ada dalam kirbat yang baru pula.  Artinya Tuhan akan terlebih dahulu membentuk dan memproses kita menjadi 'baru' supaya pada saatnya kita layak menerima berkatNya, karena tidak sedikit orang Kristen yang tidak siap menerima berkat dari Tuhan;  ketika hidupnya sudah diberkati mereka malah berbuah tidak lagi setia kepada Tuhan, semakin diberkati malah semakin sombong, semakin diberkati malah semakin meninggalkan pelayanan dan jam-jam ibadah.  Maka dari itu perlu kesiapan untuk menerima berkat itu. 

Jika Tuhan menilai kita belum siap menerima berkatNya, Dia memproses kita lebih dulu!

No comments:

Post a Comment